Skip to main content

Hari ini, perenungan saya mengenai nabi Yeremia yang bertugas sebagai nabi untuk memberitakan Firman Allah kepada bangsa Israel yang seringkali mengkhianati Allah Yahwe. Hal yang unik adalah, ketika Yeremia berdoa, Allah menjawab. Berdoa lagi, Allah merespon. Yeremia berdoa, Allah membalas doa-doa Yeremia, dan memberikan ketenangan serta kekuatan kepada Yeremia yang sedang mengalami pergumulan dalam memberitakan Firman Allah.

Memberitakan Firman Allah kepada bangsa yang bebal tidaklah mudah. Memberitakan kebenaran kepada orang yang tidak benar, bahkan tidak suka kebenaran, adalah hal yang sangat sulit. Niat baik bisa dianggap omdo (omong doang), motivasi baik bisa dianggap cari untung, dan segala hal lainnya.

Tapi sekali lagi, Allah bukanlah manusia. Manusia bukanlah Allah. Kita bersyukur punya Tuhan yang selalu dengar jawaban doa kita. Dia selalu hidup bagi doa-doa kita. Entah jawaban doa kita adalah tunggu, tidak, maupun iya, Tuhan selalu jawab doa kita. Dia tidak pernah tidak jawab doa kita.

Bagaimanakah perasaan kalian semua ketika mengalami doa yang rasanya tidak dijawab?

Bagaimanakah pendapat kalian semua ketika mengalami kesulitan padahal sudah taat kepada Firman Tuhan?

Jelaskan!

Regards,

N.Marvin

Keywords