Aku pernah dengar pengkotbah bilang kira-kira kayak begini.... "Tuhan
tidak peduli dengan tubuhmu yang pendek... atau kulitmu yang hitam...
atau rapormu yang kebakaran..." Aku tiba-tiba tersentak. Terus terang
aku lagi ngantuk banget waktu dengar kotbah di kebaktian remaja saat
itu, jadi kagak tahu persis dalam konteks gimana kalimat itu
diucapkan. Tapi kalau diambil logikanya aja, rasanya aneh deh. Mana
mungkin Tuhan tidak peduli dengan keadaanku? Yang kayak begini yang
buat aku suka bosan dengar kotbah. Aku nggak ngerti perasaan mana yang
tepat untuk mengungkapkan apa yang sedang aku rasakan: dininabobokin
atau dibodohin dengan kotbah-kotbah gituan? Kayaknya dua-duanya deh.
Walaupun untuk remaja, seharusnya kotbah gituan jangan dipasarin di
gereja. Emang remaja itu idiot? Aku bisa aja berbantah: "Tuhan peduli
atau enggak masa bodoh.... yang jelas doi gua peduli... Ortu gua
peduli." Iya, nggak? Bukannya aku sok tahu, atau meremehkan Tuhan.
Sebaliknya, aku sangat hormat ama Tuhan. He is everything to me. Aku
cuman mau bilang, khususnya untuk para orang dewasa. Be smart-lah,
supaya bisa jadi teladan bagi para remaja. Peace!!
Selamat atas diluncurkannya SABDA Space Teens. Moga-moga jadi berkat
buat remaja lain. Yuk... ngeblog.