Kencan.
Salah satu topik yang paling disukai anak muda adalah ini.
Renungan sebelumnya (cara yang baik dalam berpacaran secara kristen) kita diajarkan untuk memilih seseorang
pendamping atau pasangan hidup yang seimbang. Keduanya adalah orang yang
memiliki visi yang sama yaitu bersandar pada Tuhan kita, Yesus Kristus.
Itu benar dan baik sekali. Itu adalah dasar dari sebuah hubungan yang
lebih intim. Akan tetapi bagaimana dengan kita yang istilahnya sudah
berusaha mencari pasangan yang seimbang akan tetapi selalu saja tidak
cocok dan selalu menghadapi berbagai kendala. Lalu, kita seakan
benar-benar ingin memiliki pacar karena kita pikir inilah waktunya kita
berpacaran. Apa yang harus dilakukan?
Suatu hari saya menonton
sekilas acara America's Got Talent. Dimana dalam acara itu adalah ajang
pencari bakat yang unik. Banyak peserta yang menunjukkan bakatnya untuk
mendapatkan hadiah sejumlah uang yang cukup besar dan mereka akan di
bawa ke Los Angeles. Tetapi yang menjadi parhatian saya adalah ada
seorang wanita yang berumur 43 tahun dengan bibir sumbing. Namanya
adalah Karin. Dia belum pernah merasakan indahnya pacaran bahkan kencan.
Tapi dia memiliki bakat yaitu menyanyi. Sebelumnya dia pernah mencoba
menyanyi di kapal pesiar, tapi para penonton setelah melihat wajahnya
yang sumbing itu tidak mau mendengarkannya dan dia dilarang menyanyi.
Pada acara America's Got Talent itulah dia bisa menunjukkan suara emas
nya di hadapan beribu-ribu penonton. Dan tentu, ia lulus dalam seleksi.
Meskipun hidupnya begitu, tetapi ia mendapatkan impiannya.
Hei,
apa yang menjadi bahan renungan? Oh.. tentu saja kisah seorang wanita
ini. Wanita ini tentunya memiliki hati dan perasaan yang sama dengan
kita. Sebagai manusia tentunya kita ingin memiliki seorang pendamping
hidup atau pacar yang bisa saling share lebih pribadi tentang kehidupan.
Menopang kita saat kita jatuh. Orang spesial dan orang yang benar-benar
menghargai kepribadian kita. Tapi apa yang wanita ini dapatkan? Ia
tidak pernah berhubungan khusus dengan lawan jenis, dan mungkin banyak
juga orang-orang yang seperti dia. Ya, ini menandakan bahwa bagi kita
yang tidak memiliki pasangan saat-saat ini atau belum pernah pacaran
atau ingin cepat-cepat memiliki pacar tetapi tidak kesampaian melulu;
kita harus ingat bahwa ada orang yang bisa dikatakan tidak mendapatkan
yang lebih baik dari pada yang kita dapatkan.
Apa sisi positifnya
jika kita belum memiliki pasangan? Entah itu memang Tuhan masih belum
mengizinkan kepada kita atau mungkin apabila kita memiliki pasangan yang
terlalu dini, kita akan kalah terhadap godaan seks. Dan jika godaan
seks sudah mengalahkan kita maka hancurlah kehidupan kita. Semua itu
hanya membawa kita ke dalam hal yang buruk. Hidup kita akan terbuang
sia-sia.
Tetapi selagi kita bebas/belum memiliki pasangan, maka hidup
kita bisa kita fokuskan pada hal yang lebih bermakna dan berarti. Pada
keluarga, teman baik, dan tentunya pada impian kita. Apakah itu menjadi
seorang pelajar yang sukses, guru yang sukses, penyanyi yang sukses,
pribadi yang siap melayani Tuhan tanpa kendala seks atau apapun yang
kalian impikan. Itu bisa dicapai tanpa halangan yang berarti dari
seorang pasangan kita.
Oleh karena itu, marilah kita bersyukurlah
untuk segala keadaan yang kita alami. Karena Tuhan lebih tahu dari kita
apa yang kita butuhkan. Kapan kita akan diberi pendamping hidup
hanyalah Tuhan yang tahu. Jika mau tahu kapan, sering-sering-lah
berkomunikasi dengan Tuhan lewat doa dan perenungan Alkitab. Suatu saat
nanti pasti Tuhan menyediakan seseorang yang terbaik untuk kita semua.
Tuhan tahu segala kebutuhan kita.
Dan bagi yang sudah memiliki
pasangan tetaplah kuat dan saling membangun jangan saling menjadi beban.
Pengkotbah
3:11
"Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya..."
Everything
is gonna be alright
God Bless~~