Musim hujan nampaknya sudah menyapa. Sekarang setiap sore hari setelah pulang sekolah, biasanya aku masih ditahan oleh derasnya hujan yang turun. Terpaksa menunggu dulu di kantor barang 1 sampai 2 jam. Sebenarnya ak membawa jas hujan, tapi ak lebih suka menunggu agak reda kemudian pulang ke rumah daripada melawan angin dan terpaan air hujan di wajahku.
Aku pernah disuruh ibuku membeli penyedap rasa di warung ketika hujan sedang turun dengan derasnya. Waktu itu ibuku sedang masak sop dan motto miliknya habis. Terpaksalah aku memakai payung ke warung pojok. Dalam perjalanan aku menyadari bahwa air hujan tidak membasahiku karena aku dilindungi oleh payung yang kubawa. Payung itu telah menahan semua air hujan yang tercurah dari langit. Tanpa payung yang tersebut pasti ak sudah basah kuyub.
Masih ada ga ya orang yang mau menjadi payung jaman sekarang? Membiarkan dirinya sendiri basah kuyub untuk menaungi orang lain?