Skip to main content
Melayani Tuhan adalah sesuatu yg tidak bisa lepas dari kehidupan orang
Kristen. Karena pelayanan merupakan suatu tugas juga wujud kerendahan
hati kita dan ketaatan kita kepada Tuhan.

Namun yang terjadi,
pelayanan membuat kita terlalu sibuk bahkan sampai tidak memiliki waktu
pribadi bersama Tuhan. Hal ini tentu sangat menyedihkan, disatu sisi
kita melayani Tuhan tapi pelayanan itu justru menjauhkan kita dari
Tuhan.
Orang yg melakukan banyak pelayanan itu seringkali membuat
dirinya sendiri susah, sehingga kehilangan motivasi utama pelayanan,
yaitu untuk melayani Tuhan segenap hati demi kemuliaanNYA.

Dalam
Lukas 10:41b ditulis : " Marta, marta engkau terlalu kuatir dan
menyusahkan diri dengan banyak perkara.

Padahal satu hal yang
Tuhan ingin kita lakukan yaitu duduk diam mendengarkan perkataanNYA.
Dalam
mendengar juga kita tidak hanya sekedarnya tetapi juga merenungkan apa
maksud yg ingin Tuhan nyatakan dalam hidup kita.
Jadi prosesnya :
Mendengarkan, Merenungkan, Melakukan (3M).

Sebab
saat kita jauh dari Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa- apa karena
Tuhan lah sumber hidup itu sendiri. Manusia tidak dapat memungkiri
bahwa dirinya penuh dengan keterbatasan oleh karena itu kita butuh
Pribadi yg lebih berkuasa dari kita dan itu hanya ada pada diri ALLAH
Sang Pencipta seluruh dunia.
Kita akan rugi jika tidak mau tahu akan
Tuhan.
Jadi dengarkanlah FirmanNYA yg memberi hidup itu dan kita akan mengalami bahwa
Firman itu mengubahkan hati kita.

Saya akan menutup renungan
hari ini dengan sebuah kesaksian.
Suatu
malam saya dan seorang teman hendak pergi ke persekutuan, tp sebelumnya
dititipi untuk mengambil makanan (sebagai konsumsi)
terlebih dahulu
ditempat yg cukup jauh.
Saat itu hujan sangat deras dan macet dimana-
mana, dan kami mengendarai motor.
Kemudian
di tengah kemacetan jalan kami mengobrol, dan saat itu terpikir untuk
tidak ikut persekutuan,(* maksudnya saya dan teman hanya menaruh
makanan lalu pergi tidak tahu kemana)
Pemikiran itu keluar sebab
kondisi yg begitu tidak nyaman, cape, macet yg mebuat sedikit kesal,
juga hujan besar.

Tak lama, saya tiba-tiba teringat sebuah cerita
Maria & Marta.
Yang intinya Tuhan ingin untuk kita duduk diam
mendengarkan Tuhan.
Hal
itu langsung menegur saya dan teman saya, maka kita memutuskan untuk
tetap ikut persekutuan dan mempergunakan kesempatan mendengarkan Firman
walau terlambat hampir satu jam.

Jadi teman- teman ingatlah
selalu untuk tetap mengutamakan Tuhan. Mencari dan mengenal siapa Tuhan
kita yang mulia dan penuh kasih yaitu dengan memberikan waktu kita
secara pribadi datang pada Tuhan.

Lukas 10:42 berkata tetapi
satu hal saja yang perlu. Maria telah memilih bagian terbaik adalah
duduk diam MENDENGARKAN setiap perkataanNYA (FirmanNYA)

Poem:
Setiap perkataanMU yg menegur aku
Setiap janjiMU yg menguatkan aku
Setiap penyertaanMU yg melindungi aku
Setiap berkatMU yg melingkupi aku
Tuhanlah
sumber segalanya dalam hidup ini
Jadikanlah aku
menjadi hamba yg setia hanya kepadaMU
&
Kemuliaan hanya
bagiMU selama- lamanya
AMIN

{Semoga memberkati teman- teman
semua yah}
Have a good times with
God
God Bless You forever

Topik