Skip to main content

Temen-temen pernah denger pastinya,, Ada empat tipe dasar watak manusia yang pernah diperkenalkan Hipocrates, yaitu sanguin, melankolis, koleris dan phlegmatis (mungkin kamu ngerasa salah satunya kamu banget..), coba simak ini..

Pribadi sanguin dikenal sebagai pribadi yang popular, penuh warna, ceriwis, humoris abis.. tapi di balik pesona mereka, sanguin cenderung terlalu show off en ga konsisten.

Berbeda dengan pribadi sanguin yang prinsip hidupnya bersenang-senang, pribadi koleris hobi banget dengan kesibukan, mereka ibaratnya lahir buat jadi pemimpin, pede abis, bisa mengatur en ngurusin sgala sesuatu. Tentunya warga koleris ga lepas dari sifat buruk juga, mereka cenderung ga sabaran, sok berkuasa, sok kritis

Beda lagi melankolis, kalo warga koleris punya prinsip membetulkan kesalahan orang laen, warga melankolis justru rela berkorban bagi orang laen, perasa, filosofis, introspektif (bahkan karena super duper sensinya, kata temenku, mereka bisa nangis cuma gara-gara nonton kartun ice age Laughing). Akibatnya warga melankolis cenderung introvert en perfeksionis.

Jika watak2 sebelomnya punya prinsip hidup, tipe phlegmatis cenderung ga mempunyai keharusan hidup.. Yup, makhluk phlegmatis emang yang paling sante (bahkan berasa pemalas). Watak ini pendamai, sabar, seimbang, punya musuh dikit. Namun mereka cenderung ga antusias, ga tegas, susah dimotivasi..

Aku ngerasa punya prosentase melankolis yang agak gede.. (Hehe..jadi malu) Enaknya jadi orang melankolis itu bisa nikmati segala sesuatu, daun jatoh pun jadi berasa dramatis banget..Smile Dalam satu pribadi mungkin punya campuran watak di atas

Sodaraku, ga ada satupun watak yang sempurna ato lebih superior dibandingkan lainnya. Namun Tuhan kita senantiasa pake siapa aja, dengan watak apa aja, dalam pelayanan. Misalkan Rasul Paulus yang sibuk bgt mewartakan Injil dan memanage jemaat-jemaat di timur kekaisaran Roma (koleris), Yohanes penulis Injil, punya gaya penulisan yang santai, dan cerdas (rasanya pribadi sanguis deh), Musa dikatakan dalam Alkitab sebagai pribadi yang sangat lembut hatinya, totalitas dalam menggembalakan umat Israel ga diragukan lagi (melankolis pastinya..), Nabi Yunus meski awalnya agak bandel, namun ketika ia mau mengikuti panggilan Tuhan dalam bersaksi, bahkan Niniwe yang jahat sekalipun mau bertobat (berasa phlegmatis),,

Baik Paulus, Yohanes, Musa, Yunus kesemuanya punya keterbatasan. Paulus pernah menganiaya orang kristiani, Yohanes menghilang ketika Yesus ditangkap, Musa pernah ga menuruti Firman Tuhan, sementara Yunus melarikan diri dari panggilan Nya.

Apa yang ku pelajari dari semua ini? Tuhan menciptakan setiap kepribadian dengan cinta Nya. Jangan ngerasa kita punya personalitas yang buruk en ga dibutuhkan dalam pelayanan. Ia punya cara spesial dalam memanggil kita sturut kepribadian kita..

Whatever kepribadianmu, you’re so special di mata Tuhan..Laughing

Keywords