Ibadah yang sejati.
Pertama-tama kita harus mengerti apa itu ibadah apa itu sejati.
Ibadah - > menyembah Tuhan yang menciptakan kita, yang begitu menyayangi kita dan menyenangkan hatiNya.
Sejati - > Satu, utuh, selamanya.
Tuhan meminta kita untuk memberikan ibadah yang sejati. Bagaimanakah cara kita memberikannya?
Bukan menurut kehendak hati kita
Bukan menurut prasangka orang lain
Bukan menurut orang-orang rohani
Bukan menurut cara yang diajarkan dunia
Tetapi hanya menurut apa kata alkitab saja
Hanya menurut cara yang diberikan oleh Tuhan sendiri
Roma 12 : 1
"Karena
itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,
supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup,
yang kudus dan yang berkenan kepada Allah : itu ibadahmu yang sejati."
Ya,disini
kita bukan diminta memberikan uang yang banyak kepada gereja, bukan
diminta agar dapat menyenangkan hati orang lain dengan cara yang salah,
tetapi yang Tuhan minta adalah diri kita sendiri. Hidup kita. Hidup
kita seutuhnya.
Dalam ayat itu kita diminta agar mempersembahkan tubuh kita secara hidup, kudus dan berkenan pada Tuhan ini berarti :
Suatu
persembahan yang kita berikan itu benar-benar tulus, melakukan
kehendakNya, tidak ada "mau-nya" melainkan karena kita mengasihi Tuhan
yang mengasihi kita terlebih dahulu. Hal itu bisa dalam hubungan dengan
orang lain misalnya menolong orang lain, kasihan terhadap orang-orang
miskin, tidak bermuka dua,dll. Bisa dalam hubungan dengan Tuhan
misalnya taat ke gereja, taat perpuluhan, rajin berdoa dan baca alkitab.
Yohanes 1:47
Kata
Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang
kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel
sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Marilah kita belajar dari Natanael yang melakukan ibadah tanpa ada kepalsuan dalam dirinya.
Keep real divine service for God
God Bless All...