Skip to main content

"Don't be afraid of a wise but be afraid of a stupid friend." Kata mutiara ini ternyata sangat betul. Walaupun aku bukan tipe yang sok menyendiri tapi aku termasuk orang yang nggak punya banyak temen. Tapi menurutku lebih baik punya temen dikit tapi bener-bener "temen" daripada punya banyak tapi tidak jelas siapa mereka. Walaupun kadang ngiri juga sih ngeliat banyak temenku yang bisa ke sana ke mari dan kelihatan asyik bergaul dengan banyak temen. Pernah aku coba untuk ngegabung ama mereka. Pikirku sesekali nggak apa-apa lah.... kebetulan ada yang ngajakin, juga itung-itung nambah temen. Tapi heran, aku tetep juga nggak nyaman, malah aku semakin geli ngeliat tingkah laku mereka. Sepertinya cuman ha ha ha... hi hi hi..., tidak ada pembicaraan yang berarti selain 'killing time', mejeng sana mejeng sini, jalan ke mall sana ke mall sini, makan sana makan sini. Memang dipandang orang kayaknya keren sih, serombongan orang-orang cakep yang jalan bareng. Ngebayangin aja udah rasa bangga. Tapi deep-deep in my heart aku nangis, ... ya Tuhan... aku kelihatan konyol dan tolol. Ngapain aku mau melakukan ini. Akhirnya, aku balik lagi bertemen ama si Kayuh, spend time untuk ngobrol tentang buku, tentang ortu, tentang masa depan... Memang Kayuh bukan temen yang bisa dibanggakan dari penampilannya, bahkan dia lebih sering kelihatan awut-awutan dan frustrasi dari pada ber ha ha hi hi, tapi dia banyak memberi inspirasi untukku dan dia selalu ada ketika aku butuh nasehatnya... Aku pengin jadi seorang yang wise dan kalau bisa aku juga ingin menjadi temen untuk Kayuh. "Tuhan, tolong aku untuk tidak jadi stupid friend who has lots of stupid friends." Peace!

Topik